Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Petugas gabungan dari tiga pilar Pemkot Surabaya bersikap tegas. Mereka menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan/prokes di sejumlah jalan di kawasan Surabaya Timur.

Dari operasi yustisi ini, diamankan sejumlah pengendara yang tak mengenakan masker. Mereka kemudian didata dan disita KTP-nya lalu dibawa ke kantor Kecamatan Sukolilo dan wajib menjalani test SWAB antigen.

Operasi yustisi penegakkan prokes ini dilakukan petugas gabungan, TNI – Polri dan Satpol PP, tiga pilar Kecamatan Sukolilo Surabaya. Operasi yustisi dengan sasaran kendaraan bermotor ini digelar di sejumlah titik di kawasan Surabaya Timur, diantaranya, Jalan Arif Rahman Hakim.

Dalam operasi yustisi ini, sejumlah pengendara terjaring karena melanggar prokes karena tidak mengenakan masker. “Mereka yang tak bermasker, langsung dihentikan dan diminta KTP-nya untuk didata. Selain itu, ada juga pemuda pelanggar prokes langsung disuruh push-up,” kata Danramil Sukolilo, Mayor Inf Supriyo, di Surabaya Minggu (30/5).

Tak hanya itu, mereka yang terjaring operasi yustisi ini juga dibawa ke kantor Kecamatan Sukolilo untuk di-SWAB antigen. Mereka yang diketahui positif covid-19 langsung dirujuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk dikarantina. (irwanda/stv)