Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Lebaran di masa pandemi tak menyurutkan semangat warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersilaturahmi. Meski tak bertemu langsung, silaturahmi bisa digelar secara online. Inovasi ini digagas para diaspora Banyuwangi yang tinggal di berbagai belahan dunia.

Mereka akan menggelar mudik online yang diikuti para perantau dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini juga diisi berbagai atraksi seni budaya dan bazar UMKM secara virtual. Harapannya, mudik online bisa mengobati kerinduan diaspora Banyuwangi yang tidak bisa mudik karena pandemi.

“Mudik online akan kita gelar 16 Mei besok. Harapannya, bisa mengobati kangen para diaspora karena kebijakan tidak adanya mudik Lebaran,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (11/5) siang. Kegiatan yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi ini, kata Ipuk, juga diikuti para pekerja migran.

Dijelaskan, temu diaspora online ini memadukan daring dan luring. Atraksi seni budaya yang disuguhkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. “Ini akan menjadi obat kangen para diaspora ke Banyuwangi,” jelasnya.

Menariknya, temu kangen online ini digelar di beberapa titik di Banyuwangi. Mulai kantor desa, kecamatan dan pendopo kabupaten. Kalangan UMKM dilibatkan. Tujuannya, membantu mereka bisa bangkit di masa pandemi.

Para diaspora di luar negeri dan dalam negeri bisa melihat produk UMKM. Selanjutnya, bisa berbelanja online. Selama kegiatan, diisi diskusi bersama para diaspora. “Para diaspora sangat berperan dalam pembangunan Banyuwangi, silahkan memberi masukan, berdiskusi bersama, sekaligus silaturahim dan halalbihalal online,” kata Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuwangi Budi Santoso. (wir)