Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sebanyak 942 calon penumpang dilarang menggunakan transportasi kereta api/KA di wilayah Daop 8 Surabaya, selama diberlakukannya larangan mudik lalu. Para penumpang tersebut dilarang naik kereta karena tidak membawa surat tugas dan lainnya diketahui positif covid-19 saat menjalani tes SWAB antigen.

Penegasan ini dikemukakan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arief, di Stasiun Gubeng Kamis (27/5).

Menurut dia, selama kebijakan pemerintah yang melarang mudik lebaran pada 6 – 17 Mei lalu ada 942 calon penumpang dilarang naik KA di wilayah Daop 8 karena tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Calon penumpang yang dilarang menggunakan moda transportasi KA tersebut karena tidak membawa surat tugas dari tempatnya bekerja, dan sebagian lainnya diketahui positif covid-19 saat menjalani tes SWAB antigen.

Mereka yang ditolak naik “kereta ini kemudian tiketnya dikembalikan 100 persen,” kata Luqman Arief.

Data di PT KAI Daop 8 Surabaya menyebutkan pasca berakhirnya masa larangan mudik, penumpang kereta yang sebagian besar dengan tujuan jarak jauh – menengah mengalami kenaikan signifikan hingga 50 persen setiap harinya. (stady/stv)