Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Petugas gabungan melakukan sweeping di Rusun Penjaringan Surabaya untuk menjalani SWAB massal pasca ditemukannya 12 warga yang positif covid-19. Petugas mendatangi satu per satu penghuni rusun untuk diminta SWAB yang telah disiapkan dinas kesehatan.

Hal ini lantaran banyak warga yang enggan mengikuti SWAB. Petugas gabungan dari TNI – Polri, Linmas Satp PP dan Satgas covid-19 mendatangi rumah warga di Rusun Penjaringan Surabaya. Kedatangan petugas ini untuk minta semua penghuni Rusun Penjaringan mengikuti SWAB massal yang digelar di halaman rusun setempat.

Sehari sebelumnya juga telah digelar SWAB massal. Namun, jumlah warga yang di SWAB tidak banyak, karena masih bekerja. Setelah didatangi petugas gabungan, para penghuni rusun baru mau mengikuti swab massal yang mengerahkan 30 petugas dari dinas kesehatan tersebut.

SWAB massal ini dilakukan kepada penghuni rusun penjaringan lantaran ada 12 warga yang dinyatakan positif covid-19. Sebagian warga juga merasa khawatir jika ada penyebaran covid-19 di rusun mereka.

Ratih Cahyaning Tyas, warga setempat, mengatakan, diketahuinya 12 warganya yang positif covid ini karena sebelumnya dilakukan SWAB oleh pihak dinas kesehatan. Diduga, mereka terpapar covid-19 pasca lebaran karena ada salah satu warganya yang sakit.

Saat ini, ke-12 penghuni Rusun Penjaringan yang positif covid-19 menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Diharapkan, semua warga rusun tersebut menjalani SWAB massal, sehingga, bisa cepat diketahui hasilnya dan tidak terjadi klaster rusun. (stady/stv)