Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Setelah diketahui terdapat 12 penghuni Rumah Susun/Rusun Penjaringan Surabaya yang terkonfirmasi positif covid-19, petugas gabungan langsung melakukan SWAB massal di rusun tersebut. SWAB ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Rusun Penjaringan dan mengantisipasi terjadinya klaster rusun.

Petugas gabungan dari TNI – Polri, Linmas dan Satpol PP serta petugas dari Dinas Kesehatan melakukan SWAB massal di Rusun Penjaringan Surabaya. SWAB massal ini dilakukan menyusul ditemukannya 12 penghuni rusun tersebut yang dinyatakan positif covid-19.

Saat ini, ke-12 warga yang positif tengah menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Camat Rungkut, Yanu Mardianto, mengungkapkan, beberapa hari yang lalu dilakukan SWAB di Blok DA ternyata hasil SWAB menunjukkan ada 12 warga positif covid- 19. Sehingga dilakukan SWAB massal agar bisa diketahui dengan cepat dan dilakukan isolasi, jika ada warga yang positif covid-19.

Sementara itu, temuan adanya 12 penghuni rusun penjaringan yang positif covid-19 ini membuat warga sekitar khawatir terpapar covid-19. Karena itu, dengan swab ini, diharapkan segera diketahui hasilnya.

Dari 500 penghuni Rusun Penjaringan, tidak sampai separuh warga yang mengikuti SWAB massal ini. Hal tersebut dikarenakan masih banyak penghuni yang sedang bekerja dan belum pulang. Rencananya, SWAB massal ini akan dilanjutkan hingga semua warga menjalani SWAB. (Agung/stv)