Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Belum genap 10 hari jadi Wali Kota Surabaya, Ery Cahyadi, langsung membuat gebrakan. Salah satunya, ngantor di kelurahan. Meskipun tak seharian penuh ngantor di kelurahan, Wali kota langsung mendapat aduan dari relawan kampung, terkait adanya salah satu warga yang mengalami gangguan mental, dan butuh perhatian lebih.

Suasana kantor Kelurahan Bubutan Surabaya, hari ini ramai tak seperti biasanya. Bagaimana tidak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dijadwalkan datang ke kantor Kelurahan tersebut.

Bukan dalam rangka inspeksi mendadak, melainkan mencari suasana baru. Yaitu, berkantor di kelurahan. Kelurahan pertama yang jadi tujuan pertamanya, yakni Kelurahan Bubutan yang ada di kawasan Jalan Koblen Surabaya.

Dari pantauan di lapangan, Wali Kota Eri, yang datang sekitar pukul 09.30 WIB langsung menuju salah satu ruangan kelurahan, untuk melakukan zoom meeting. Meskipun tak berkantor seharian penuh di kelurahan. Selama tiga jam-an di sana Eri, banyak berkomunikasi dengan staf kelurahan maupun warga.

Bahkan, Eri secara spontan mendapat laporan langsung dari relawan kampung Kranggan bernama Erlin.
Wanita ini yang saat itu mengenakan baju almamater warna krem, langsung didatangi Eri Cahyadi. Saat bercakap, Erlin, melaporkan bahwa warga di kawasan RW I Kranggan Surabaya ada keluarga yang salah satunya mengalami gangguan jiwa dan butuh perhatian lebih semacam subsidi makanan.

Seperti ingin menguji laporan Erlin, Eri Cahyadi, pun langsung bergegas menyidak rumah keluarga yang dihuni seorang nenek bernama Asmi dan anaknya yang mengalami gangguan mental di kawasan kampung tersebut.

Saat menyidak rumah tersebut, Wali Kota Eri, malah berkeinginan merenovasi rumah yang dianggap sudah tak layak huni.

Meskipun sangat berkeinginan merenovasi rumah seorang warga yang mengalami gangguan mental tersebut, Eri, juga sedang memikirkan cara memindahkan sementara keluarga itu terlebih dahulu. Mengingat salah satu penghuninya yang kadang mengamuk tanpa sebab. Setelah dari sana, Eri, langsung bertolak ke kantor Kelurahan Krembangan Selatan, untuk melanjutkan berkantor disana. (stady/stv)