Banyuwangi (bisnissurabaya.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama/PC NU Banyuwangi, akhirnya, membuka sikap resmi kepada pemerintahan Bupati Ipuk Fiestiandani Sugirah. Ormas keagamaan ini menawarkan sinergi dengan pemkab. Meski begitu, sikap kritis tetap ada jika pemerintahan keluar dari jalur.

Dukungan ke pemenang Pilkada Banyuwangi ini diungkapkan Ketua PC NU Banyuwangi, KH Ali Makki, disela halal bihalal Idul Fitri di Kantor PC NU Banyuwangi, Kamis (10/5) siang.
Menurut Ali Makki, pilkada sudah selesai. Bupati yang terpilih menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan.

Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak bersinergi program. “Syaratnya, program untuk masyarakat. Bukan program atas nama pribadi,” kata Ali Makki. Meski menyatakan dukungan ke pemerintahan Ipuk, ulama asal Srono, tersebut memastikan akan tetap kritis dengan kinerja bupati. “Kalau pemimpin sudah keluar dari jalur, kita yang pertama akan mengkritisi,” tegasnya.

Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran NU mulai tingkat desa bisa bersinergi dengan pemkab. Dukungan dari PC NU menjadi amunisi baru bagi Bupati Ipuk Fiestiandani, memimpin Banyuwangi.

Menurut dia, tantangan pemerintahan sekarang cukup berat. Akibat pandemi, anggaran keuangan daerah ikut terganggu. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun Banyuwangi. Yang jelas, meski belum 100 hari, program yang kami janjikan selama kampanye sudah direalisasikan.

Seperti, UMKM naik kelas hingga membantu perekonomian warga terdampak pandemi, tegasnya. Pihaknya tetap dalam on the track dalam menjalankan pemerintahan. Meski, persoalan anggaran menjadi tantangan terberat. (wir)