Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Pandemi ikut berdampak pada aktivitas pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Lebaran, tempat wisata di kabupaten ini diliburkan sehari, Senin (17/5) siang.

Momen libur, dimanfaatkan pengelola wisata mensterilkan lokasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Termasuk menata fasilitas pariwasata untuk menjaga jarak pengunjung.

Libur sehari bagi tempat wisata merupakan keputusan Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi. Setiap pekan, seluruh pengelola wisata diwajibkan menutup lokasi selama sehari.

“Selama pandemi, tempat wisata diliburkan sehari setiap Senin. Kami manfaatkan bersih-bersih lokasi dan menyemprotkan cairan disinfektan,” kata Humas Obyek Wisata Pantai Cacalan, Kalipuro, Banyuwangi, Darmawan, Senin (17/5) siang. Pria ini mengaku selama pandemi, protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Mulai pintu masuk, pengunjung dites suhu.

Seluruhnya wajib bermasker dan menjaga jarak selama berwisata. Jumlah pengunjung juga kita batasi. Maksimal 50 persen dari kapasitas, jelasnya. Jika pengunjung sudah melewati ambang batas kuota, pintu gerbang wisata langsung ditutup. Dibuka lagi jika pengunjung di dalam sudah berkurang.

Selama libur lebaran, kata Darmawan, belum ditemukan lonjakan pengunjung. Rata-rata, per hari tembus 900 orang. “Situasi pengunjung masih normal. Belum ada lonjakan tajam,” jelasnya.

Kadis Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, mengatakan, pihaknya membuka 68 destinasi wisata selama libur lebaran. Namun, dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

“Kami pasang alat e-taxe di loket tempat wisata. Jika sudah melewati ambang batas 50 persen, otomatis tidak bisa mencetak tiket,” kata Bramuda.

Inovasi ini, kata dia, sebagai upaya membatasi penumpukan pengunjung di tempat wisata. Jadwal operasional juga dibatasi, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Pembukaan tempat wisata kata Bramuda untuk mengurai kerumunan masyarakat di mall dan restoran. Sejak libur lebaran Jumat (14/5), angka kunjungan ke tempat wisata terus naik. Puncaknya Minggu (16/5), tembus hingga 20.000 pengunjung. Mereka terbagi dalam 68 destinasi yang mendapatkan izin buka. Dari jumlah ini, wisata Pantai Pulau Merah dan Oantai Boom yang menjadi favorit. (wir)