Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Hari Raya Idul Fitri menjadi momen kebangkitan daya beli masyarakat. Terbukti, penjualan baju mengalami peningkatan dibanding Idul Fitri tahun lalu yang sempat merosot tajam. Hal ini disambut baik pelaku bisnis pakaian untuk meraup keuntungan.

Momen idul fitri, membawa berkah tersendiri bagi retail penjualan busana yang mulai mengalami peningkatan daya beli masyarakat dibanding tahun lalu. Meski ada kebijakan tentang adanya larangan mudik atau pulang kampung, namun kondisi ini lebih baik dibanding Idul Fitri tahun lalu.

Saat ini, daya beli masyakarat untuk membeli busana menjelang Idul Fitri mulai meningkat. Bahkan, kondisi ini sudah terlihat sejak 1 bulan sebelum bulan ramadahan. Dibandingkan tahun lalu daya beli masyarakat tahun ini mulai membaik. Bahkan, untuk menarik pengunjung lebih banyak, pusat penjualan belanja busana yang berada di Grand City Mall Surabaya ini menggelar berbagai acara yang diberi nama trunkshow ramadhan yang digelar mulai Sabtu (8/5) kemarin. “Selain merilis sejumlah koleksi brand ternama, The Grand Palace juga menggelar fashion show dari 6 koleksi busana muslim, desainer dari brand-brand ternama,” kata Christina Helen, Marketing Communication di Surabaya Senin (10/5).

Sementara itu, Desainer Busana Muslim, Arinda Nurma, memberikan beberapa tips memadupadan berbagai busana muslim, agar busana muslim yang biasa menjadi lebih menarik dan bisa dipakai untuk acara bersilahturahmi dengan sanak saudara di Hari Raya Idul Fitri nanti.

Diharapkan acara ini selain untuk memperkenalkan berbagai macam koleksi busana muslim terbaru dari brand -brand ternama yang ada di The Grand Palace Departemen Store, juga bisa memberikan inspirasi dalam memilih busana lebaran tahun ini. (husni/stv)