Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jumlah Pekerja Migran Indonesia/PMI yang dikarantina di Asrama Haji Surabaya terus bertambah. Hingga hari ini, sudah ada 4.200 lebih pekerja migran yang dites swab dan karantina selama dua hari di Asrama Haji.

Selain itu, jumlah pekerja migran yang diketahui positif covid-19 juga bertambah empat orang. PMI dari Jawa Timur/Jatim yang pulang kampung wajib menjalani karantina di Asrama Haji Surabaya. Hingga Selasa (4/5) pagi, jumlah pekerja migran yang menjalani karantina selama dua hari di Asrama Haji mencapai 4.200 orang lebih.

Selain menjalani karantina, PMI ini juga wajib tes SWAB PCR. Hasilnya, diketahui ada empat PMI dari Malaysia yang positif covid-19. Empat PMI yang terdiri dari tiga laki-laki dan seorang wanita ini langsung dibawa ke Rumah Sakit/RS Lapangan Indrapura.

‘’Sebelumnya, juga ada satu pekerja migran positif covid saat dikarantina di Asrama Haji Surabaya. Total pekerja migran yang positif covid-19 sampi hari ini 33 orang. Pekerja migran yang positif covid ini, bisa masuk ke Indonesia karena hasil tes saat berangkat dari Malaysia dinyatakan negative,’’ kata Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sugianto.

Hingga saat ini, di Asrama Haji Surabaya masih ada sekitar 1.300 pekerja migran yang dikarantina. Bagi PMI yang negatif covid langsung dibawa pulang ke daerah asalnya untuk kembali menjalani tes swab dan karantina selama tiga hari. (irwanda/stv)