Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Penyekatan diberlakukan di setiap pintu masuk kota Surabaya. Salah satunya, di Jembatan Suramadu yang berbatasan dengan Pulau Madura. Polisi melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu. Polisi temukan pengendara yang gunakan nopol palsu untuk hindari penyekatan.

Berbagai cara untuk menghindari adanya penyekatan di perbatasan kota Surabaya. Salah satunya adalah dengan mengganti plat nomor palsu. Seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu pengendara ini.

‘’Mobil yang dikendarainya dihentikan oleh polisi saat dilakukan penyekatan. Sebab, mobil yang dikendarai oleh Komarudin warga Bendul Merisi Surabaya ini, diketahui petugas telah merubah dengan plat nomor palsu,’’ kata Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Eko Adi Wibowo, di Surabaya Minggu (2/5).

Setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap Komarudin, maka polisi melakukan tindakan tegas dengan memberikan surat tilang. Polisi menduga perilaku pemilik mobil ini untuk menghindari adanya penyekatan, serta menghindari tilang dengan menggunakan elektronik atau ETLE yang saat ini tengah gencar dilaksanakan oleh jajaran satlantas.

Penyekatan di jalur perbatasan pintu masuk Surabaya dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama jajaran terkait. Seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan Surabaya. (irwanda/stv)