Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan/Menko PMK Muhadjir Effendy, menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo, saat bertemu keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402. Presiden Jokowi, turut prihatin dan semoga diberi ketabahan, serta mudah-mudahan musibah ini bisa dilalui dengan baik.

Presiden Jokowi titip pesan kepada keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402, yang disampaikan melalui Menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan, Muhadjir Effendi. KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam, setelah sebelumnya hilang kontak, saat latihan di laut Bali, sejak Rabu (22/4).

Menko Muhadjir, saat bertemu dengan keluarga Awak KRI Nanggala 402, di Markas Komando Armada/Koarmada II Surabaya, menyatakan, kedatangannya mendapat perintah langsung dari Presiden Jokowi.

“Selain untuk bersilaturahim, sekaligus menyampaikan rasa prihatin, agar keluarga awak KRI Nanggala tabah, dan mudah-mudahan musibah ini bisa dilalui dengan baik,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy, di Surabaya Senin (26/4).

Intinya, lanjut Menko Muhadjir, Presiden Jokowi memberi penguatan mental kepada keluarga Awak KRI Nanggala 4-0-2. Diantaranya, dengan Memerintahkan Menko PMK dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, kalau perlu mendatangi langsung ke rumahnya masing-masing. (farid/stv)