Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sebanyak 13 titik akses masuk ke Surabaya, bakal dijaga ketat petugas gabungan. Penyekatan jalur dilakukan menyusul kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran, sepanjang tanggal enam hingga tujuh belas Mei 2021. Sanksi yang dijatuhkan pun tak main-main, mulai dari dipaksa putar balik kendaraan hingga membayar denda tilang.

Penyekatan di titik batas Kota Surabaya seperti ini, nantinya akan anda rasakan kembali saat kebijakan larangan mudik lebaran 2021 dilaksanakan. Kebijakan larangan mudik tersebut, resmi diterapkan sepanjang tanggal enam hingga tujuh belas mei 2021.

Petugas gabungan pun disiagakan untuk menghalau masyarakat yang nekat keluar atau masuk Surabaya dalam rangka mudik lebaran. Ke-13 titik penyekatan yang dimaksut tersebut antara lain, Terminal Benowo, Terminal Oso Wilangun, exit tol Masjid Al Akbar/ depan kantor pemadam kebakaran sier, eks pasar Karang Pilang, exit tol Gunung Sari – Malang, kemudian exit tol Gunung Sari – Gresik, SP3 Driyorejo Lakarsantri, depan mall cito atau bundaran Waru, exit tol Simo Surabaya, exit tol Satelit, Jalan Rungkut Menanggal dan Merr Gunung Anyar.

Di tiga belas titik masuk Kawasan Surabaya itu, petugas gabungan akan memeriksa pengendara terkait kepentingan mendatangi wilayah tersebut. Seperti, kepentingan bekerja atau mengangkut bahan baku makanan atau BBM masih diperbolehkan masuk.

“Warga yang tidak punya kepentingan, akan diminta memutar balikkan kendaraannya untuk pulang ke tempat asal,’ kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, di Surabaya Selasa (27/4).  (farid/stv)