Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis, mengunjungi, dua keluarga awak KRI Nanggala-402. Mereka adalah Serda Ede Pandu Yudha Kusuma, warga Desa Ketapang dan Sertu (Mes) Dedi Hari Susilo, warga Kelurahan Mojopanggung.

Serda Pandu adalah operator senjata, sementara Sertu Dedi sebagai juru diesel pada KRI Nanggala 402.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, dua awak KRI Nanggala asal Banyuwangi bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi kebanggaan Banyuwangi dan Indonesia.

Ipuk, mengatakan, siap mendukung segala kebutuhan keluarga dalam menghadapi masa sulit ini. Bila diperlukan, dinas terkait siap mengirimkan psikolog untuk mendampingi pemulihan keluarga.

Bupati Ipuk langsung menginstruksikan kepada dinas terkait untuk membantu istri awak KRI Nanggala asal Banyuwangi. Istri Serda Pandu adalah bidan magang di Puskesmas Klatak, Kecamatan Kalipuro.

Sementara istri Sertu Dedi dulunya pernah mengabdi sebagai guru honorer di SDN Pakis sebelum mengikuti suaminya bertugas ke Surabaya. “Kami upayakan memberikan prioritas bagi keluarga untuk seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun depan. Ini sebagai bentuk penghargaan atas jasa Mas Pandu dan Mas Dedi, meski pastinya ini tidak sebanding dengan pengabdian tulus beliau kepada bangsa,” kata Ipuk, di Banyuwangi Minggu (25/4).

Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis, menegaskan, akan terus mendampingi dan memperhatikan keluarga awak KRI Nanggala. Salah satunya, TNI AL khususnya Lanal Banyuwangi menyatakan siap membimbing keluarga Serda Pandu hingga sukses menjadi TNI AL. Serda Pandu sendiri telah berpesan agar adik iparnya bisa masuk menjadi bagian korps TNI AL.

“Lanal Banyuwangi akan mendampingi, Insya Allah sampai berhasil masuk menjadi TNI AL, menggantikan almarhum,” kata Eros. (wir)