Blitar, (bisnissurabaya.com) – Petugas gabungan antara Dinas Kesehatan Kota Blitar dan Badan POM Kediri sidak makanan takjil yang dijual pedagang di sejumlah pasar dadakan. Alhasil, petugas menemukan beberapa jajanan dan minuman yang mengandung boraks, zat berbahaya bagi kesehatan.

Inilah sejumlah lapak milik para pedagang takjil, yang menjual aneka makanan dan minuman untuk persiapan buka puasa yang ada di Jalan Mastrip Kota Blitar. Puluhan lapak di pasar dadakan ini disidak Tim Gabungan antara Dinas Kesehatan setempat dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Kediri.

Petugas mengambil beberapa sampel jajanan dan minuman yang dijual pedagang. “Dengan menggunakan uji laboratorium, petugas menemukan sebanyak 21 sample makanan serta minuman yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Seperti, boraks, rhodamin dan formalin,” kata Staf BPOM Kediri, Andreas Jaya Jumat (23/4).

Meski ditemukan zat berbahaya, namun, petugas tidak menyita. Petugas hanya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli setiap makanan yang dijual bebas. (khoirul/stv)