Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap orang pasti akan melakukan interaksi sosial dengan orang lain. Untuk menjamin kelancaran komunikasi antara satu orang dengan lainnya, maka negara membuat suatu aturan yang mengikat, disamping norma yang ada di masyarakat.

Walaupun sudah ada aturan hukum yang mengikat, namun dalam melakukan interaksi masih saja terdapat pelanggaran, yang pada  akhirnya ada pihak yang dirugikan hak- haknya. Hal ini tentu saja bisa menjadi perkara hukum pihak yang berseteru.

Sudah menjadi rahasia umum, berperkara membutuhkan perhatian tersendiri. Terutama terkait waktu dan biaya yang harus disediakan. Bagi orang kaya, kondisi ini seperti tidak menjadi masalah.

Karena bisa membayar pengacara ternama yang bertarif mahal sekalipun. Namun, bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah/ MBR, hal ini akan menjadi kesulitan tersendiri. Kehadiran Lembaga Bantuan Hukum/LBH sebagai wadah perjuangan hukum non profit, menjadi jalan keluar para warga MBR dalam mencari keadilan untuk penanganan kasus hukum yang dialaminya.

“LBH Rumah Keadilan Masyarakat/RKM, hadir untuk menjawab persoalan masyarakat terkait masalah hukum di Surabaya,” kata Sekretaris LBH RKM, Bagus Andri Dwi Putra, SH, kepada bisnissurabaya.com, di Surabaya Selasa (20/4).

LBH RKM selain diketuai oleh Tomuan Sugiarto Hutagaol, SH, juga didukung Advokat ternama lainnya seperti, Bagus Andri Dwi Putra,SH, Dio Akbar Rachmadan Purba, SH, Kharisma Candra Dwi Wijaya, SH, Eryoga Pratama, SH, dan Nanang Sutrisno, SH, MM.

“Banyak tokoh yang bergabung di LBH ini, seperti Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Bambang DH,” jelas Advokat alumni Universitas Bhayangkara ini. Untuk memenuhi syarat sebagai LBH yang diakui dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham, lembaga ini sudah didaftarkan.

Pada hari ini di kantor LBH ini dilakukan verivikasi faktual oleh petugas dari Kanwil Kemenkumham Jawa Timur/ Jatim. Selain memeriksa kelengkapan berkas, dan mencoba layanan sistem online, Dian dan Ayu, dua verifikator  berwajah cantik dan menarik tersebut juga berkenan memeriksa kebersihan fasilitas toilet yang ada.

Kehadiran LBH RKM, sudah dinantikan oleh para pencari keadilan di Surabaya. Saat ini saja, sudah belasan kasus prodeo  yang ditangani oleh lembaga ini. “Masyarakat MBR silahkan memanfaatkan lembaga ini untuk mendapatkan pendampingan dalam berperkara,” tambah Advokat muda yang masih lajang ini. (nanang)