Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Berbagai cara dalam memeriahkan bulan suci ramadhan. Salah satunya adalah dengan mengikuti pemilihan putri muslimah. Seperti halnya yang diikuti oleh puluhan remaja wanita dari berbagai wilayah Jawa Timur/Jatim hingga luar provinsi ini. Selain sebagai ajang pengembangan diri, kegiatan ini juga sebagai ajang ngabuburit untuk menunggu datangnya adzan maghrib.

Seperti inilah aktivitas yang dilakukan oleh puluhan remaja wanita dari berbagai Daerah ketika persiapan mengikuti ajang pemilihan putri muslimah yang digelar di kota Surabaya. Satu per satu, para peserta di rias sebelum tampil di depan publik. Meskipun mereka sedang menjalankan ibadah puasa, namun tak menyurutkan semangat mereka dalam mempersiapkan diri semenarik mungkin di depan orang banyak.

Setelah merias diri masing-masing, kini saatnya tiba waktunya untuk unjuk kemampuan di depan khalayak umum dan dewan juri lewat pagelaran parade busana muslimah, serta unjuk bakat dan talenta dari tiap peserta yang dimilikinya. Dengan tetap menjaga jarak antar peserta ketika catwalk di atas panggung, mereka tampak antusias dan percaya diri dalam mengikuti pemilihan putri muslimah yang digelar untuk menyemarakkan bulan suci ramadhan.

“Kegiatan ini sendiri dibagi dalam dua kategori, diantaranya kategori peserta cilik dari usia 4 sampai 13 tahun, sedangkan kategori peserta remaja, terdiri dari usia 14 sampai 25 tahun,” kata Nida Mar’ah Sholihah, salah satu peserta remaja putri yang berasal dari Kota Bandung di Surabaya Minggu (18/4).

Ia mengatakan jika tujuannya jauh-jauh datang ke Surabaya mengikuti ajang pemilihan putri muslimah ini untuk mengasah kemampuannya di bidang fashion maupun public speaking. Dirinya juga mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini yang diselenggarakan di saat ramadhan, sehingga ia berharap semakin banyak bermunculan putri-putri muslimah yang berkualitas di Negeri ini.

Sementara itu, Founder Griya Bagus School, Putu Bagus, mengatakan, pemilihan putri muslimah ini bertujuan sebagai ajang pengembangan dan potensi diri bagi putri muslimah di negeri ini. Selain itu kegiatan ini juga sebagai ajang ngabuburit untuk menunggu datangnya adzan maghrib, terlebih kegiatan ini juga untuk menyemarakkan bulan suci ramadhan.

Ada beberapa point penilaian yang di nilai dewan juri dalan pemilihan putri muslimah ini, diantaranya keserasian busana dan make up, catwalk, serta bakat dan talenta dari tiap peserta yang dimilikinya. Para peserta yang berhasil lolos dalam ajang pemilihan ini, nantinya diharapkankan akan menjadi duta kebaikan untuk lingkungannya dari yang terdekat, seperti di sekolahan maupun kampus mereka. (agung/stv)