Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Salah seorang wanita pekerja migran Indonesia/PMI asal Sumenep Madura dideportasi dari Malaysia. Sebelum dipulangkan ke Indonesia, PMI ini menderita penyakit mata katarak hingga tidak bisa melihat dan membutuhkan pertolongan.

Penegasan itu dikemukakan, Kepala Unit Pelaksana Teknis, Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia/ UPT P2TK Disnakertrans Jatim, Budi Raharjo, di Surabaya Jumat (16/4). Dia menyatakan, jika pihaknya telah menerima laporan pemulangan salah seorang wanita PMI asal Sumenep Madura berinisial S, yang dideportasi dari Malaysia.

Sebelum dipulangkan, wanita 44 tahun ini sempat menjalani proses hukuman di Malaysia terkait keimigrasian. Ironisnya, ia juga menderita penyakit mata katarak yang menyebabkan terganggunya penglihatannya.

Sehingga, dibutuhkan bantuan untuk menuntunnya. Selain itu, sebelum dipulangkan ke Indonesia, PMI ini menjalani tes PCR untuk antisipasi penularan Covid-19 dan hasilnya negatif. Sehingga, aman diberangkatkan ke Indonesia.

Sesampainya di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, petugas dari Disnakertrans Jatim maupun Disnaker Kabupaten Sumenep menjemputnya dan mengantarkan pulang ke Sumenep.

Lebih lanjut, Budi Raharjo, mengatakan, pihaknya berpesan kepada seluruh masyarakat yang hendak berangkat kerja ke luar negeri untuk selalu mentaati aturan pemberangkatan dan sesuai prosedural. Sehingga, diharapkan tidak adalagi permasalahan pekerja migran asal Indonesia melalui jalur ilegal. (agung/stv)