Blitar, (bisnissurabaya.com) – Pasca terbongkarnya prostitusi online, petugas gabungan tni, polri, serta pemerintah daerah kota blitar, menggelar razia di sejumlah rumah kos. hasilnya, petugas mendapati 22 pasangan mesum dalam kamar. Saat itu juga, pasangan mesum tersebut digelandang petugas untuk didata dan diberikan pembinaan.

Petugas gabungan yang terdiri dari, tni-polri dan Pemerintah Kota Blitar, menggelar razia di sejumlah rumah kos yang disinyalir bebas. Salah satunya, rumah kos di Kelurahan Sananwetan. Petugas gabungan langsung merazia satu-per satu kamar kos dan meminta seluruh penghuni menjalani rapid tes.

Alhasil, dua orang dinyatakan reaktif, dan petugas menemukan 22 pasangan mesum yang tengah asik berduaan dalam  kamar. Dari jumlah tersebut, empat diantaranya pasangan anak dibawah umur. Camat Sananwetan, Heru Eko Pramono, mengatakan, razia ini terkait dengan adanya prostitusi online yang berhasil dibongkar pihak kepolisian beberapa hari lalu.

‘’Razia juga bertujuan untuk menciptakan situasi aman dalam bulan suci ramadhan,’’ kata Camat Sanawetan, Heru Eko Pramono. Rencananya, razia serupa akan terus digelar petugas gabungan guna mencegah adanya kasus prostitusi online yang belakangan semarak terjadi. (khoirul/stv)