Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pelajar SMP di Surabaya mengikuti simulasi penerapan protokol kesehatan Pembelajaran Tatap Muka/PTM. Simulasi tersebut untuk memastikan, bahwa penerapan protokol kesehatan bisa diterapkan jelang pelaksanaan PTM pada tahun ajaran baru 2021/ 2022.

Simulasi PTM ini diikuti beberapa siswa sebagai perwakilan. Simulasi yang dilakukan salah satu sekolah SMP di Surabaya ini sebagai bentuk persiapan menyambut PTM dengan menggambarkan aktifitas di sekolah secara detail di era New Normal. Sehingga, baik guru pengajar dan wali murid, terutama para siswa tidak kaget ketika memasuki halaman sekolah dengan diharuskan mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Seperti pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan menggunakan hand sanitizer maupun sabun, serta wajib menggunakan masker dan face shild.

Simulasi seperti ini bertujuan supaya siswa paham bagaimana teknik tentang pembelajaran tatap muka terbatas di Era New Normal. Nantinya, apabila pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 benar-benar diberlakukan, pihak sekolah akan membatasi jumlah siswa setiap kelasnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Kepala Sekolah SMP, Jusa Indrawan, di Surabaya Senin (12/4).

Pihak sekolah menyatakan, simulasi yang dilakukan mulai dari proses memasuki pintu gerbang, pembelajaran di dalam kelas, proses interaksi siswa dengan guru, hingga siswa kembali ke rumah masing-masing ini sekaligus untuk memberikan gambaran dan meyakinkan pada orang tua wali murid dan masyarakat luas terhadap persiapan penerapan protokol kesehatan Pembelajaran Tatap Muka. Dengan simulasi ini, diharapkan protokol kesehatan menjadi kebiasaan bagi para guru dan siswa. Baik saat di sekolah dan di lingkungan masing-masing. (agung/stv)