Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Masa pandemi covid-19 yang berkepanjangan membuat sektor ekonomi terpukul. Banyak dunia usaha terpuruk, bangkrut gulung tikar. Akibatnya, banyak juga pekerja yang di rumahkan. Bahkan, mengalami pemutusan hubungan kerja/PHK. Kondisi ini juga menyebabkan banyak anak muda baru lulus sekolah tidak tertampung di dunia kerja.

Berpijak dari hal itu, Yayasan Lintas Agama Beda Tapi Mesra dan Dinas Pendidikan Jawa Timur/ Jatim bekerja sama melakukan kegiatan pelatihan tata rias. Hal ini dilakukan supaya bisa memberikan keterampilan lebih untuk anak muda Surabaya.

“Kami memberi pancing bukan ikan kepada generasi muda,” kata Ketua Bidang External Yayasan Forum Beda Tapi Mesra, Eddy Tarmidi Widjaya, kepada bisnissurabaya.com, Sabtu (10/4). Pelatihan keterampilan tata rias untuk pemula, saat ini banyak dibutuhkan kaum wanita, terutama emak-emak pada musim pengantin.

“Kami membekali anak muda dengan keterampilan tersertifikasi Dinas Pendidikan Jatim,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata ini.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta mempunyai kesempatan untuk membuka usaha sendiri. Karena, membuka usaha ini tidak memerlukan beaya yang besar, tetapi lebih mengutamakan modal kecakapan dan keahlian yang dimiliki.

Ia menyatakan, kegiatan positif ini dapat menangkal masuknya ajaran radikalisme dan terorisme di kalangan milenial. (nanang)