Banyuwangi (bisnissurabaya.com) – DPRD Banyuwangi tetap konsisten mengawal persoalan tenaga harian lepas (THL) di Pemkab Banyuwangi. Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Irianto menegaskan pihaknya tetap meminta Pemkab memprioritaskan 331 THL yang terkena rasionalisasi.

Namun, tetap mengedepankan aturan. Sehingga, ada payung hukum yang jelas.
“Terkait nasib 331 THL, kami tetap mengawalnya. Kami terus koordinasi dan mengingatkan eksekutif, khususnya hasil raker beberapa waktu lalu,” kata politisi PDIP ini di kantor DPRD setempat, Selasa (6/4) siang.

Berdasarkan hasil raker bersama eksekutif kata Irianto, dijadwalkan sebelum puasa, para THL sudah kembali direkrut. Termasuk, mengikuti diklat. “Kalau hasil raker, jadwal maksimal hingga 7 April 2021. Kami dapat info, eksekutif masih menggodok aturan,” tegasnya.

Meski begitu, pihaknya akan terus mengawal persoalan THL tersebut. Sehingga, para THL yang terkena rasionalisasi bisa kembali direkrut berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pihaknya berharap jika payung hukum sudah jelas, rekrutmen ulang THL tidak ditunda-tunda lagi. Dan, 331 THL yang terkena rasionalisasi tetap diprioritaskan.

“Kami terus koordinasi dan hubungi eksekutif, 331 THL diprioritaskan, namun tetap ikut tes ulang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Banyuwangi Nafiul Huda menegaskan pihaknya akan tetap memprioritaskan 331 THL dalam rekrut ulang. Bahkan, pihaknya akan menggelar diklat bagi para THL tersebut. Setelah itu, akan dilakukan tes ulang. Rasionalisasi THL kata dia merupakan penyesuaian kemampuan anggaran daerah. Rekrutmen ulang, kata dia, tetap memperhatikan kebutuhan tenaga di masing-masing satuan kerja di Pemkab. (wir)