Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pada usia 15 tahun, kebanyakan remaja masih duduk di bangku SMP. Hal itu, tidak berlaku bagi gadis ini. Dia adalah, Hasna Azizah, yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair) diusianya yang sangat muda 15 tahun 6 bulan.

Hasna, hanya memerlukan waktu dua tahun untuk menuntaskan jejang SMP. Begitu pula pada jenjang SMA.

“Kalau TK dan SD aku umur masuknya sama aja kayak yang lain. Di SMP dan SMA itu mereka pakai sistem SKS. Jadi paling cepat selesai dua tahun,” kata alumnus SMA International Islamic High School (IIHS) di Surabaya Jumat (2/4).

Atas capaian membanggakan tersebut, Hasna, lantas dinobatkan sebagai calon mahasiswa/Cama termuda FH Unair. Hal itu, tentu sulit diraih tanpa usaha yang sepadan.

Selama sekolah, Hasna, tinggal di asrama. Kegiatannya cukup padat. Pagi-pagi Ia sudah harus mengikuti kegiatan asrama, seperti sholat subuh berjamaah,
tilawah, lalu siap-siap pergi ke sekolah.

“KBM dimulai pukul 07.30 WIB sampai Ashar. Terus ada kegiatan asrama sampai pukul 21.00 WIB. Setelah itu baru beristirahat,” ucapnya.

Disamping itu, beberapa bulan terakhir Hasna, juga mengikuti sejumlah bimbingan belajar dari pukul 16.30 WIB hingga 20.00 WIB. “Biar cepat paham,  aku memahami materi dari pada menghapal. Dan setiap dua minggu sekali aku ikut try out untuk mengetes sampai mana kemampuan aku,” imbuh peraih Juara IV Lomba Menulis Puisi Tingkat SMA se-Banten dan DKI Jakarta 2020 itu.

Siswa kelahiran Jakarta, 23 September 2005 tersebut mengaku memiliki target untuk secepatnya menyelesaikan pendidikan. Hal itu diupayakannya bukan tanpa sebab. Hasna, mengaku ingin membanggakan orang tua dan menjadi sosok inspiratif seperti saudara kandungnya. Dari sana, ia mendapatkan motivasi yang sangat besar.

“Aku memang ada target sekolah secepatnya. Apalagi kakak-kakakku masuk universitas yang bagus-bagus juga, itu jadi dorongan buat aku,” ujar anak kelima dari tujuh bersaudara itu.
Bagi Hasna, belajar Ilmu Hukum adalah salah satu cita-cita yang ia impikan.

Dia bersyukur mimpi itu telah terwujud. “Ilmu Hukum itu menurut aku keren banget dan prospek. Ilmunya banyak gitu,” ucapnya. “Waktu tahu lolos SNMPTN, aku senang banget, terharu, dan nggak nyangka. Orang tua juga bangga,” timpalnya gembira. (bw)