Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Gedung baru isolasi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya disegel. Penyegelan ini dilakukan puluhan orang dari berbagai sub-kontraktor yang membangun gedung tersebut, lantaran belum dibayarnya upah jasa pembangunan gedung oleh PT Wira Karsa Konstruksi selaku kontraktor utama rekanan RSJ Menur dalam pembangunan ruang isolasi ini.

Dengan membentangkan spanduk segel yang menutupi pintu masuk ruang isolasi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya, puluhan massa dari sembilan sub-kontraktor ini, menuntut PT Wira Karsa Konstruksi selaku kontraktor utama rekanan RSJ Menur dalam pembangunan gedung baru ruang isolasi tersebut untuk segera melunasi upah jasa pembangunan gedung tersebut.

Apabila belum juga dilunasi, rencananya, segel ini tetap akan terpasang. Jasa pembangunan yang belum terbayarkan, diantaranya, jasa pemasangan pintu besi, aluminium kaca, plafon, AC, mekanik dan upah mandor tenaga kerja.

Sempat terjadi adu argumen antara pihak RSJ Menur dengan pihak sub kontraktor yang memasang segel ini. Pihak Rumah Sakit minta untuk segera melepaskan segel. Namun, massa sub kontraktor tetap menginginkan segel terpasang hingga upah mereka terbayarkan oleh kontraktor utama dari RSJ Menur.

‘’Hingga pada akhirnya, kedua belah pihak ini melakukan musyawarah bersama di dalam gedung manajemen rumah sakit untuk mencari solusi permasalahan ini,’’ kata Perwakilan Sub Kontraktor PT Atlantic Anugerah Metalindo, Sutoyo, kepada bisnissurabaya.com, di Surabaya Sabtu (27/3).

Rencananya, penyegelan ini tetap dilakukan hingga sembilan sub-kontraktor ini menerima hak mereka dari kontraktor utama rekanan RSJ Menur. Total nominal Rp 3 miliar yang belum terbayarkan atas jasa pembangunan gedung baru isolasi Covid-19 di rumah sakit milik Pemprov Jatim. (agung/stv)