Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Polisi mengamankan ribuan liter miras, sepeda motor knalpot brong, hingga sepeda angin hasil operasi yustisi selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, PPKM, di Surabaya. Operasi yustisi akan terus diperketat hingga menjelang bulan ramadhan untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

Satuan Samapta Bhayangkara, Sabhara Polrestabes Surabaya mengamankan ribuan liter miras, sepeda motor dengan knalpot brong hingga sepeda angin hasil operasi yustisi yang digelar selama pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat, PPKM di Surabaya sejak Januari lalu.

Sekitar 2.000 liter miras, 191 sepeda motor serta 58 sepeda angin diamankan karena diduga digunakan untuk kegiatan balap liar serta kegiatan yang mengundang kerumunan, yang melanggar ketentuan saat pelaksanaan PPKM.

AKBP Herman Priyanto, Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, mengatakan, barang bukti ini disita selama penerapan PPKM sejak Januari 2021 hingga maret 2021. ‘’Tak hanya pelanggaran Prokes, mereka yang diamankan termasuk melanggar tindak pidana ringan, yakni menjual miras tanpa izin,’’ kata Herman, di Surabaya Kamis (25/3).

Selain menyita barang bukti, polisi juga mengamankan empat pelanggar dan dijerat dengan sanksi tipiring. Polisi menghimbau kepada orang tua untuk memperhatikan kegiatan buah hatinya, disela belajar daring, sebagai upaya mencegah terjadinya kenakalan remaja serta kegiatan yang mengarah tindak pidana, karena pelanggar didominasi remaja. (farid/stv)