Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Gubernur Jawa Tmur Khofifah Indar Parawansa berharap agar kerjasama dan sinergitas yang dibangun selama ini antara HIPMI dan pemerintah provinsi tetap dijaga dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai investasi Jatim di tahun 2020 yaitu 33,8 persen.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus Hipmi sebelumnya yang telah bekerjasama dengan pemprov Jatim. Dan kepada ketum HIPMI terpilih berikutnya juga menjaga hubungan baik selama ini. Serta juga diharapkan berkenan melihat dan bergabung dengan program pemprov Jatim yaitu tentang produk – produk pesantren atau OPOP yang selama ini sudah dilaksanakan pemprov Jatim,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah dalam sambutan pembukaan musda HIPMI ke XIV di hotel Westin Surabaya, Rabu (24/3).

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga mengucapkan terima kasih atas ide – ide dan kerjasama para pengusaha muda yang tergabung di Hipmi yang membangun ekonomi di Jatim selama pandemi covid 19 ini.

“Secara nasabiyah pengusaha di Hipmi adalah menjadi para pemimpin. Karena itu forum Hipmi ini adalah elit pengusaha yang ada di lini masing – masing. Hipmi bukan hanya menyiapkan pengusaha saja, tetapi HIPMI juga menyiapkan pemimpin menjadi tokoh dan pemimpin yang terpercaya untuk mengisi atau mendapat kepercayaan mengisi lembaga perekonomian secara nasional oleh presiden RI,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah ini juga meminta kepada pengurus baru yang terpilih untuk menambah lagi satu BPC Hipmi menjadi 38 BPC Hipmi. “Saya rasa 37 BPC Hipmi di Kabupate/kota yang dibentuk ini belum lengkap. Karena di Jatim ada 38 kabupaten/kota ini menjadi tugas ketua terpilih Hipmi 2021 – 2024,” pinta Gubernur perempuan pertama di Jatim.

Sementara itu, Ketua Umum Hipmi Jatim, Mufti Anam, mengucapkan terima kasih kepada gubernur Jatim atas bantuan dan kerjasama yang dibangun selama ini.
Hal ini dibuktikan perekenomian tumbuh dan terus bergerak dengan baik, dimana pada 2020 saat pandemi covid 19 turunnya 2,39 persen.

“Tentu ini berkat kerjasama Gubernur Jatim yang mampu menjaga perekonomian Jatim dan ini harus diberi aplaus yang bagus. Karena di provinsi lain pertumbuhan ekonomi menurun drastis,” ujarnya. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jatim, yang telah memberikan prioritas vaksin kepada Hipmi Jatim.

Selain itu, Mufti menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Jatim yang telah membahas perda tentang obat tradisional yang barus disahkan beberapa waktu lalu. “Kebetulan di Hipmi banyak pengusaha obat – obat tradisional yang terbantu dengan adanya perda tersebut, karena ada kepastian hukum,” pungkasnya. (bw)