Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Rapat panitia khusus/pansus membahas raperda perubahan atas retribusi tempat khusus parkir. Komisi A DPRD Surabaya dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Kabag Hukum Pemkot Surabaya, memunculkan adanya temuan oknum petugas Dishub Surabaya yang membekingi parkir liar. Atas laporan temuan tersebut, Dishub Surabaya siap memberikan sanksi terhadap oknum tersebut jika terbukti.

Sementara, dari rapat tersebut, Komisi A mengusulkan 3 poin. Salah satunya parkir gratis dan evaluasi e-parkir. Rapat pansus, Komisi A DPRD Surabaya dengan Dishub dan Kabag Hukum Pemkot Surabaya, membahas raperda perubahan atas Perda Nomor 9 tahun 2012, tentang retribusi tempat khusus parkir, yang menemukan laporan adanya oknum petugas Dishub yang diduga membekingi tempat parkir.

Temuan ini, disampaikan Camelia Habiba, Anggota Pansus sekaligus menjabat Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya.

Temuan itu terjadi di kawasan komplek Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya. Politisi PKB ini menyebutkan terdapat oknum petugas Dishub yang bermain soal parkir liar di tempat tersebut.

Menyikapi temuan ini, Irwan Andeska, Kabid Lalin Dishub Surabaya, menegaskan, siap memberikan sanksi tegas terhadap oknum petugas Dishub, jika laporan atau temuan tersebut memang terbukti.

Menurut dia, selama ini, Dishub Surabaya kerap memberikan sanksi, terutama kepada petugas parkir outsourcing yang bekerja di Pemkot Surabaya, karena bertindak diluar ketentuan, saat menjaga parkir.

Sementara, Budi Leksono, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, mengatakan, semua aturan terkait parkir harus ditegakkan Seperti petugas yang melanggar ketentuan parkir. Karena dari pengalamannya saat parkir di Taman Bungkul masih banyak ditemukan petugas yang melakukan penarikan parkir dari tarif parkir yang ditentukan.

Dari rapat pansus raperda retribusi ini, dewan mengusulkan 3 poin. Antara lain, parkir gratis di Kelurahan maupun rumah sakit serta evaluasi e-parkir yang penerapannya belum maksimal. Nantinya, target raperda retribusi parkir ini, pemkot akan menaikkan tarif parkir dari 10 sampai 15 persen. (stady/stv)