Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – DPRD Banyuwangi mendapatkan pekerjaan rumah baru terkait anggaran pendidikan. Tahun depan, kucuran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diusulkan datang dari APBD. Namanya, BOS daerah. Dana ini diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK negeri dan swasta di Banyuwangi.

Besarannya, Rp 50.000 per siswa. Jika ditotal, nilanya sekitar Rp 7,8 miliar per tahun. Angka ini dihitung dari banyaknya siswa SMA/SMK sejumlah 13.000 orang. Dana BOS daerah ini diusulkan  Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Banyuwangi.

Salah satu alasannya, ingin meringankan beban siswa di masa pandemi. “Prinsipnya kami setuju dengan usulan BOS daerah ini. Hanya saja, harus kita godok dengan memperhatikan kemampuan anggaran dan aturan yang ada,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Basuki Rachmat, Kamis (25/3) siang.

Politisi Hanura ini menjelaskan, usulan BOS daerah tujuannya baik bagi dukungan pendidikan. Namun, harus dikaji dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, kemampuan daerah dan aturan. “ Kalau memang anggaran daerah mampu, ya kita akan dorong,” jelasnya.

Usulan ini, lanjut Basuki, akan dilaporkan ke tingkat pimpinan Dewan. Selanjutnya, akan menjadi usulan dalam pembahasan rancangan APBD tahun 2022. Sementara itu, Kepala Cabang Pendidikan Jawa Timur/Jatim Kabupaten Banyuwangi Istu Handono, mengatakan, pihaknya baru sebatas mengusulkan anggaran BOS daerah.

Harapannya, bisa masuk dalam pembahasan tahun 2022. “Kami baru sebatas mengusulkan. Memang, BOS daerah dibutuhkan untuk membantu pendidikan di Banyuwangi,” katanya. Selama ini, lanjutnya, selain dari pusat, BOS dari provinsi sudah ada.

Karena itu, pihaknya mengusulkan BOS dari kabupaten. Sebab, secara fisik, SMA/SMK berada di Banyuwangi. Meski, administrasi di tingkat provinsi. Total SMA/SMK di Banyuwangi sebanyak 190 sekolah. Jumlah siswa sekitar 13.000 orang.

Selain BOS daerah, pihaknya memberikan arahan ke sekolah tidak ada lagi status unggulan. Namun, sekolah diarahkan membuat inovasi program. “Contoh SMA Taruna Bhayangkara. Ada program unggulan yang ditonjolkan,” pungkasnya. (wir)