Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dengan pengamanan berlapis jajaran Brimob Polda Jawa Timur/Jatim mengirim 22 tahanan teroris ke Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Puluhan tahanan dilakban dan dirantai kakinya serta diborgol tanganya.

Mereka dikrim beserta barang bukti, diantaranya kotak amal, senjata api dan beberapa samurai, serta barang bukti lainya.  Para tahanan tersebut ditangkap beberapa pekan oleh Densus 88 Anti Teror yang berada di kawasan Jatim. Diantaraya Malang, Mojokerto, Madiun, Surabaya dan Sidoarjo.

Sebanyak 22 orang tahanan teroris, dikirim ke Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, dengan pengawalan ketat Brimob Polda Jatim bersenjata lengkap. Satu per satu tahanan dimasukkan bus. ‘’Para tahanan dilakban wajahnya serta kakinya dirantai.

Selain tersangka barang bukti juga dikirim, diantaranya senjata api, beserta pelurunya, kotak amal yang digunakan untuk menggalang dana. Serta buku-buku tentang terorisme,’’ kata Wakapolda Jatim, Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo, di Surabaya Rabu (16/3).

Para tersangka teroris tersebut, tergabung dalam kelompok Jamaah Islamiyyah yang berada di Jatim yang sedang melaksanakan perekrutan dengan skala besar yang bertujuan memperkuat garis pertahanan maupun penyerangan kelompok Jamaah Islamiyyah di Indonesia.

Sebelumnya, Detasemen Khusus/Densus 88 Antiteror Mabes Polri, menangkap terduga teroris di wilayah Jatim. Diantaranya di Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya serta Madiun. 22 orang terduga teroris dikirim ke Jakarta untuk dilakukan proses hukum. Sejak dilakukan penangkapan, mereka dititipkan di rumah tahanan/Rutan Polda Jatim. (feri/stv)