Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Pandemi tampaknya mulai berdampak pada aktivitas pelayanan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya, naiknya pendaftar layanan BPJS Ketenagakerjaan.

Meski dilayani dengan sistem online, tak menyurutkan semangat masyarakat mendaftar ke BPJS. Selain peserta baru, penarikan klaim tanggungan juga ikut naik, namun tipis.  Kepala BPJS Ketanagakerjaan Banyuwangi Iman S. Awhan, mengakui ada kenaikan pendaftaran dan pencairan dana BPJS di kantornya. Namun, prosentasenya sangat kecil.

“Kebanyakan klaim Jaminan Hari Tua (JHT). Itu untuk yang pensiun atau purna tugas,” katanya usai menghadiri kegiatan di Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rabu (17/3) siang. Menurut dia, meski pandemi, aktivitas pelayanan di BPJS Ketenagakerjaan masih normal.

Bedanya, pelayanan menggunakan aplikasi online. “Pelayanan normal dengan layanan online. Kalau tatap muka, dibatasi hanya 10 orang. Karena pandemi,” jelasnya. Meski begitu, masyarakat tetap mendapatkan layanan BPJS secara normal.

Menurut Iman, banyak perusahaan baru yang mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selama pandemi, pihaknya menerapkan sistem aplikasi online. Selain memudahkan pelayanan, proses juga makin cepat juga menghindari kerumunan di kantor BPJS.

Pihaknya berharap, masyarakat tetap bisa mendapatkan hak-haknya secara maksimal ketika mengurus di kantor BPJS Ketenagakerjaan. Dan, tetap mematuhi protokol kesehatan ketika berkunjung ke kantor BPJS. (wir)