Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Minimnya pendapatan asli desa (PADes) di Kabupaten Banyuwangi menyedot perhatian kalangan akademisi di daerah setempat. Salah satunya, Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung, Tegalsari,Banyuwangi.

Lembaga ini mengajak para kades membangkitkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menjadi penopang perekonomian di desa. Apalagi, banyak BUMDes yang macet meski digelontor dana desa.

“Kami ingin membangun kerjasama dengan para kades untuk mendongkrak PADes. Pintu masuknya, bagaimana BUMDes diberdayakan dengan dasar keilmuan,” kata Rektor IAIDA Abdul Munib Syafaat,LC,MEI, disela penandatanganan kerjasama dengan Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB) di Warung Seblang, Kecamatan Singojuruh, Kamis (18/3) siang.

Ditambahkan, sebagai lembaga akademisi pihaknya ingin mengabdi ke masyarakat untuk membangun dari desa. Karena itu, pihaknya mengajak para Kades memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk kemajuan desa.

“Kami akan melakukan pendampingan, termasuk memberikan beasiswa bagi Kades dan staf desa serta warganya yang ingin kuliah sarjana,” jelas anggota DPRD Banyuwangi ini. Saat ini, kata dia, pihaknya memiliki tiga Fakultas dengan 8 Program Studi Sarjana.

Berbagai keilmuan ini bisa dikerjasamakan untuk kemajuan desa. Salah satunya, mendampingi BUMDes untuk berinovasi. Menurut Munib, saat ini desa diberikan anggaran yang besar dari pusat. Salah satu amanatnya, mampu membentuk ekonomi di desa melalui BUMDes.

“Karena itu, kami siap menerjunkan SDM kampus untuk pendampingan di desa. Tidak hanya ekonomi, kami juga memberikan pendampingan pendidikan di desa,” pungkasnya. Pihaknya berharap  bisa bersinergi dengan para Kades dalam membangun Banyuwangi.

Ketua ASKAB Banyuwangi Anton Sujarwo merasa bangga dengan kerjasama yang ditawarkan IAI Darussalam. Sebab, selama ini, desa kekurangan SDM untuk berinovasi dalam membangun desa. Terutama, memajukan BUMDes.

“Kami akui, banyak BUMDes yang kurang sehat. Harapannya, dengan kerjasama bersama IAI Darussalam akan menciptkana SDM yang mendukung pembangunan di desa,” tegas Kades Aliyan Kecamatan Rogojampi tersebut. Pihaknya juga menyambut baik tawaran beasiswa bagi kades dan perangkat desa serta masyarakat. Kerjasama ini akan ditawarkan ke seluruh kades dan warga desa. (wir)