Diversifikasi Bisnis jadi Strategi Baru di Masa Pandemi

30

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Bukan hal yang mudah, ketika dihadapkan pada kondisi krisis yang datang tiba-tiba. Pandemi membuat banyak sektor terdampak, termasuk salah satunya bisnis kuliner. Hal ini membuat CEO Lazizaa & Capiting, Yudha Setiawan, memutar otak untuk mencari cara agar bisa bertahan di kondisi ini.

Lazizaa, yang berada di lini pasar restoran cepat saji dengan harga terjangkau, mendapat gempuran harga dari restoran cepat saji raksasa lainnya yang berusaha masuk ke dalam pangsa pasar yang sama di masa pandemi ini. “Perang harga ini sudah tidak sehat. Harus ada cara lain untuk bisa mendongkrak pemasukan dan menyelamatkan bisnis,” kata Yudha, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Senin (15/3) pagi.

Setelah mendapat masukan dan referensi dari beberapa rekan bisnis, Yudha, memutuskan untuk melakukan diversifikasi bisnis dengan membuka Capiting untuk membidik pasar penikmat seafood kelas menengah.

“Capiting memberi angin segar dan semangat baru untuk bisa bertahan di masa pandemi ini. Seafood adalah menu makanan yang tidak semua orang bisa buat dan dinikmati di rumah. Banyak orang yang memilih makan di tempat ketika menikmati seafood dengan berbagai pertimbangan. Seperti, lebih nikmat jika disantap dalam keadaan fresh dan hangat, tidak mau repot, serta menghindari aroma seafood dalam rumah. Ini adalah pasar potensial,” ujarnya optimis.

Tak seperti restoran seafood biasa, Capiting mengusung konsep kombinasi outlet dengan Lazizaa yang sudah ada. “Harapannya, para penikmat seafood juga bisa menikmati menu fast food sebagai variasi hidangan. Dalam membidik pasar keluarga, jika ada selera yang berbeda, akan bisa diakomodir dengan pilihan menu seafood dan fastfood,” tambah pria kelahiran kota Surabaya ini.

Selain menu seafood kekinian, seperti mixed seafood platter, menu seafood khas Pantura seperti manggut manyung dan kare rajungan juga menjadi ‘unique factor’ yang membedakan Capiting dengan restoran seafood lainnya. Saat ini, sudah ada 6 cabang Capiting yang tersebar di Jatim,  meliputi : 1 cabang di Surabaya, 3 cabang di Sidoarjo dan 2 cabang di Malang.

“Rasa adalah hal terpenting dalam bisnis kuliner. Konsisten dalam kualitas menjadi kuncinya,” pungkas Yudha, mengakhiri. (varia)