Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Bagus Dwi Sasangko, mantan karyawan salah satu perusahaan alat kesehatan nekat membuka usaha dengan berjualan tahu petis. Siapa sangka, kini usahanya semakin berkembang dan memiliki tiga outlet.

Meski sudah empat tahun bekerja di salah satu perusahaan alat kesehatan di Surabaya, tak membuat ragu Dwi Teguh Santoso, berani melepaskan pekerjaannya dan memilih membuka usaha sendiri.

Pria asli Waru Sidoarjo ini, sudah menjalankan usahanya berjualan tahu petis hampir satu tahun. Bahkan, kini sudah ada tiga outlet tahu petis miliknya, yang tersebar di kawasan Surabaya. Salah satunya di Ketintang Surabaya.

Dwi Teguh Santoso, mengaku, nekat dalam memulai usahanya tersebut, lantaran tak ingin bergantung pada orang lain terus menerus.

Dirinya juga ingin makanan sederhana tahu petis dapat naik kelas dengan dikemas secara kekinian, serta memiliki tempat berjualan yang lebih modern. Sehingga, tak jarang banyak anak muda tertarik untuk membeli tahu petis miliknya dan menjadi pelanggan setianya.

Dimas Bagus Prasetyo, salah satu pelanggan mengaku, cukup sering membeli tahu petis ini. Pasalnya, selain rasanya yang gurih, petisnya pun cukup terasa.

Dari hasil tiga outletnya saat ini, dirinya mampu meraup untung hingga jutaan rupiah atau melebihi gaji sebelumnya saat masih menjadi karyawan di salah satu perusahaan alat kesehatan. (feri/stv)