Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo membuat kegiatan uji mikroplastik di sungai. “Kami ingin mengajak civitas akademi Umaha mengetahui kondisi pencemaran air Sungai Sidoarjo yang dinilai mengandung mikroplastik yang berdampak bagi kesehatan manusia. Untuk itu, kami membuat kegiatan guna menguji kadar mikroplastik di Kali Pelayaran dan Kali Brantas melalui wilayah Sidoarjo,” kata Nely Elsita, Ketua Panitia Uji Mikroplastik, Fakultas Hukum Umaha, Nely Elsita, kepada bisnissurabaya.com di Sidoarjo Kamis (11/3) kemarin.

Acara diawali dengan pemaparan kondisi pencemaran mikroplastik yang menyerang Kali Brantas dan berdampak bagi kesehatan. Dilanjutkan dengan pengambilan sampel mikroplastik di Kali Pelayaran yang menjadi bahan baku PDAM Delta Tirta Sidoarjo.

Kegiatan yang diikuti lebih 40 peserta dari SMA dan SMKN di wilayah Sidoarjo dan Mahasiswa beberapa perguruan tinggi di Surabaya dan Sidoarjo. ‘’Kegiatan uji mikroplastik yang berkolaborasi dengan Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) ini bertujuan untuk mensosialisakan bahaya penggunaan plastik sekali pakai dan menghimbau masyarakat serta mahasiswa untuk mengurangi pemakaian plastik sekali pakai seperti botol air minum sekali pakai, tas kresek, sedotan, sachet dan Styrofoam,’’ tambahnya.

Dari hasil uji mikroplastik ditemukan bahwa dalam air Kali Pelayaran terdapat mikroplastik jenis fiber dan fragmen.”Kali Pelayaran telah tercemar mikroplastik dari 10 ml air yang kita ambil mengandung 3 partikel mikroplastik, dari total 100 ml air sampel,” timpal Andreas Agus KN, peneliti Ecoton.

Dengan hasil temuan mikroplastik di Kali Pelayaran, kata dia, menjadi tanda bahaya bagi masyarakat konsumen PDAM Delta Tirta “Berbagai upaya kami lakukan dalam usaha mengendalian pencemaran Sungai melalui program KKN tematik di Desa-desa Sepanjang Sungai Pelayaran, dengan melakukan edukasi dan peningkatan kesadaran untuk tidak membuang sampah dan memperlakukan sungai lebih baik,” ungkap Dr H. M. Zamroni SH. MHum Dekan Fakultas Hukum Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sepanjang Sidoarjo, lebih lanjut M Zamroni dalam kesempatan mengikrarkan kampus bebas tas kresek sebagai upaya mengendalikan pencemaran sampah plastik di Kampus Umaha. (nely elsita)