Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemkot Surabaya kembali menggelar vaksinasi Covid-19 massal, untuk para ASN dan petugas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Surabaya. Sementara itu, Dinas Kesehatan Surabaya memastikan vaksinasi untuk lansia yang sempat ditunda karena kehabisan kuota vaksin, dapat dilanjutkan lagi karena telah mendapat jatah lagi.

Beginilah suasana vaksinasi Covid-19 massal yang digelar Pemkot Surabaya untuk ASN dan petugas pelayanan publik. Khususnya Satgas yang bertugas di DRKTH dan DPRKP cipta karya dan tata ruang yang mencapai 3.000 hingga 4.000 orang, di Convention Hall Surabaya.

Selain vaksinasi untuk ASN, Pemkot Surabaya juga dapat kembali melanjutkan vaksinasi untuk lansia yang kemarin sempat terhenti karena stok vaksinnya habis. Menurut Febria Rachmanita, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dilanjutkannya, vaksinasi lansia ini karena pada Rabu (3/3) lalu Pemkot mendapat jatah kembali dari pemprov sebanyak 1000 vial untuk 10.000 sasaran dan akan mendapat kiriman lagi. Namun, belum diketahui berapa jatah yang didapat.

Meski begitu, Kepala Dinkes Surabaya, Febria Rachmanita, menjelaskan, kebutuhan vaksin di Surabaya masih tinggi. Sedangkan untuk kebutuhan lansia saja mencapai 253.751 orang. Sedangkan, yang baru tervaksin sekitar Rp 90.000 atau 30 persen. Untuk ASN yang sudah tervaksin hingga saat ini sekitar 22.000 orang.

Sementara, untuk vaksinasi guru masih belum dilakukan, karena sambil menunggu kuota vaksin dari pusat. Sedangkan data sementara jumlah guru yang akan divaksin mencapai 8.663 orang. (stady/stv)