Gresik, (bisnissurabaya.com) – Sebanyak 1.200 ulama dan imam masjid yang tersebar di Kabupaten Gresik, mulai menjalani suntik vaksinasi Covid-19, di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik. Vaksinasi ulama dan imam masjid ini diklaim yang pertama di Indonesia. Tim Gugus Tugas Covid-19, sengaja memprioritaskan vaksinasi untuk ulama, dan imam masjid. Pasalnya, jelang ramadhan, mereka lebih sering berinteraksi dengan masyarakat dan harus benar-benar sehat.

Ribuan ulama dan imam masjid antusias untuk menjalani suntik vaksin sinovac Covid-19. Para imam masjid dan ulama ini terlebih dahulu harus melewati pendaftaran, serta melakukan screening kesehatan sebelum divaksin.

Dengan sabar, para petugas kesehatan melayani vaksinasi bagi para ulama dan imam masjid dari lima kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Gresik, Manyar, Kebomas, Cerme, dan Kecamatan Duduk Sampeyan.

Karena sempat menimbulkan kerumunan, petugas gugus tugas Covid-19 harus menghimbau menggunakan pengeras suara.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, yang meninjau pelaksanaan vaksinasi, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gresik sengaja memprioritaskan vaksinasi seluruh ulama dan imam masjid. “Pasalnya, jelang bulan suci ramadhan, ulama dan imam masjid harus sehat segar bugar, terutama saat berintraksi menjadi imam salat tarawih dan idul fitri,” kata Aminatun Habibah.

Sementara itu, KH Mansyur Shodiq, Ketua MUI Gresik, menyambut, baik vaksinasi untuk ulama dan imam masjid se Kabupaten Gresik. Selama bulan suci ramadhan, seribu dua ratus imam masjid harus sehat saat bertugas menjadi imam ibadah salat wajib, tarawih dan idul fitri.

Selain vaksinasi bagi imam masjid dan ulama, dalam kegiatan ini juga dilakukan launching 1.000 vaksinator dan 200 fasilitas pelayanan kesehatan bagi rumah sakit di Kabupaten Gresik. (bashoir/stv)