Surabaya, (bisnissurabaya.com) –  Penghapusan PPN BM, pajak penjualan atas barang mewah yang telah dilakukan pemerintah sejak awal Maret, terkait dengan pembelian mobil, menjadi kabar gembira bagi pelaku industri otomotif. Bahkan, pengamat ekonomi memprediksi dengan adanya insentif ini, akan menggairahkan kembali penjualan mobil di pasar otomotif saat pandemi sekarang ini.

Pengamat Ekonomi Surabaya, Jamhadi, menilai, dengan adanya penghapusan PPN BM, pajak penjualan atas barang mewah terkait dengan pembelian mobil baru yang telah dilakukan pemerintah sejak 1 Maret hingga 3 bulan mendatang, merupakan kebijakan yang tepat dan menjadi solusi yang menarik bagi pemerintah dan pelaku industri otomotif di tengah situasi pandemi Covid-19 yang telah meluluh lantahkan tatanan perekonomian di negeri ini. Tak terkecuali di sektor industri otomotif.

Jamhadi, mengatakan, dengan adanya penghapusan pajak penjualan atas barang mewah ini, diperkirakan akan menjadi peningkatan penjualan mobil di pasar otomotif di negeri ini, yang sebelumnya mengalami stagnan akibat badai pandemi Covid-19.

Selain itu, diharapkan dengan adanya kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah dan, roda perekonomian di sektor otomotif dapat kembali berputar dengan baik. Sehingga, jika industri otomotif berjalan baik, tentunya turut berdampak, baik pada 95 sub sektor dibawahnya, hingga industri lainnya ikut terangkat. Seperti, industri spare-part mobil, usaha kreatif aksesoris mobil, asuransi mobil, hingga perbankan. Jika hal tersebut berjalan dengan baik, akan tercipta lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran akibat pandemi.
(agung/stv)