Surabaya, (bisnissurabaya.com) – PT KAI Daop 8 Surabaya kembali menambahlayanan tes Covid-19 dengan genose di dua stasiun. Yakni, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang. Penambahan layanan tes genose ini untuk mempermudah calon penumpang kereta api jarak jauh untuk melakukan tes Covid-19.

Setelah Stasiun Surabaya Pasar Turi, PT KAI Daop 8 Surabaya kembali menambah layanan tes genose di dua stasiun. Yakni, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang. Layanan tes genose di dua stasiun tersebut bisa dimanfaatkan oleh calon penumpang mulai hari Minggu (28/2) kemarin.

Penambahan layanan tes genose di dua stasiun besar ini untuk memudahkan calon penumpang kereta api jarak jauh mendapatkan surat bebas Covid. Selain itu, makin banyaknya penumpang kereta api membuat PT KAI Daop 8 Surabaya menambah layanan tes genose.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menghimbau kepada calon penumpang kereta, agar tidak makan dan merokok minimal 30 menit sebelum tes genose. Untuk sekali tes genose, penumpang hanya dikenai tarif Rp 20.000.

‘’Meski telah menambah layanan tes genose di stasiun besar, PT KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan layanan rapid tes antigen di lima stasiun,’’ kata Luqman, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Kamis (4/3).

Lima stasiun yang melayani rapid tes antigen dengan tarif Rp 105.000 ini diantaranya Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Stasiun Malang, Stasiun Mojokerto dan Stasiun Sidoarjo. (stady/stv)