Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Polda Jawa Timur/Jatim membenarkan adanya penangkapan delapan orang teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus/Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Delapan teroris ditangkap di sejumlah kota di Jatim. Diantaranya, dua orang ditangkap di Surabaya, dua di Malang, dan empat terduga di Bojonegoro.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombespol Gatot Repli Handoko, di Surabaya Rabu (3/3). Setelah mengamankan 12 orang terduga teroris pada Jumat (26/2) di Jatim, Tim Densus 88 Mabes Polri, kembali mengamankan delapan orang terduga teroris di Wilayah Jatim. Delapan orang ini diamankan diantaranya, masing2 dua orang ditangkap di Surabaya dan Malang serta empat teroris ditangkap di Bojonegoro.

Penangkapan terduga teroris di tiga lokasi berbeda di Jatim ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Ia menyebut Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror melakukan penangkapan terhadap delapan orang terduga teroris pada Selasa (2/3) dini hari.

Untuk penangkapan dua teroris di Surabaya merupakan hasil pengembangan dari penangkapan teroris sebelumnya di daerah Medokan Surabaya beberapa waktu lalu. Dua teroris ini ditangkap di rumahnya, masing-masing di Jalan Tambak Deres gang 2, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya dan di Jalan Tambak Asri, gang Dahlia 2 A no 27, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Morokrembangan. Mereka yang sudah diamankan masih dalam proses pengembangan. Polda Jatim sendiri, memback-up penuh kegiatan yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri.

Sebelumnya, Tim Densus 88 telah mengamankan 12 orang terduga teroris di empat lokasi berbeda di Jatim. Diantaranya, Surabaya, Malang, Mojokerto dan Sidoarjo. Hingga saat ini, ada 20 orang terduga teroris yang sudah diamankan oleh Densus 88 Mabes Polri di Wilayah Jatim, dan langusng dibawa ke Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. (feri/stv)