Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Pengembangan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Banyuwangi terus bergulir. Meski pandemi, mega proyek tersebut tetap jalan terus. Apalagi, kunjungan ke kawah Gunung setinggi 2.799 MDPL tersebut masih mengalir sepanjang tahun.

Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan investor cable car Ijen. Hasilnya, proyek tersebut masih jalana terus. Pihak investor kata dia masih menyelesaikan persoalan administrasi di tingkat pusat. ” Proyek cable car masih jalan terus. Kita sudah koordinasi dengan pihak investor.

Meski pandemi, semua persiapan masih jalan,” kata Bramuda, Rabu (3/3) siang. Pihaknya juga berharap proses administrasi proyek cable car bisa terealisasi. Sehingga, menambah kemudahan kunjungan wisatawan ke kawasan wisata ini. Menurut Bramuda, kawasan Ijen menjadi tujuan favorit wisatawan selama pandemi. Rata-rata, wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi selalu tergiur keindahan kawah Ijen.

Nantinya, dengan adanya cable car, wisatawan akan lebih mudah mengunjungi wisata tersebut. Selain cable car, pihaknya menyiapkan berbagai pilihan wisata sebelum mendaki Ijen. Yakni, Ijen Geopark. Paket ini menawarkan wisata bersepeda di kaki Ijen. Pemandangannya, Hamparan perkebunan dan laut dari ketinggian. “Kami juga siapkan kuliner lokal untuk wisatawan. Ini menggerakkan ekonomi pedesaan,” tegasnya. Selama pandemi, kunjungan ke wisata Ijen dibatasi maksimal 450 orang.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawansa, meminta Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengawal 25 proyek strategis di lingkar Ijen. Proyek ini dibiaya APBN. Tujuannya, melanjutkan pengembangan kawasan Ijen yang berada di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Selama ini, pengunjung ke Ijen kebanyakan masuk lewat Banyuwangi. Kawah Ijen menawarkan pemandangan api biru dan Zee kawah belerang. Pemandangan ini hanya ada dua di dunia. Salah satunya Kawah Ijen di Banyuwangi. (wir)