Banyuwangi,  (bisnissurabaya.com)Berdalih kepepet biaya hidup, LA (39), wanita asal Rogojampi, Banyuwangi berbuat nekad. Dia berani menggelapkan hingga tujuh unit motor sewaan. Mirisnya, pelaku saat ini dalam kondisi hamil 5 bulan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dia harus mendekam di Mapolresta Banyuwangi. Untuk memuluskan aksinya, pelaku mengaku sebagai juragan beras, agen besar dengan pelanggan yang banyak.

Aksi tipu muslihat itu dilakukan Desember 2020. Korbannya, Untung Rahmad, pemilik persewaan motor di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Agar korban tak curiga, saat menjalankan aksinya, pelaku mengajak tetangganya, MJT (33).

Wanita ini bertugas meyakinkan korban bahwa pelaku memiliki pelanggan beras yang banyak. Sehingga, membutuhkan armada untuk distribusi. Bujuk rayu pelaku meluluhkan hati korban. Tujuh unit motor jenis Honda Beat diserahkan.

Per hari, ongkos sewa Rp 100.000. Awalnya, pelaku menyetori tanggungan dengan normal. Namun, belakangan mulai macet. Merasa curiga, korban memilih melapor ke Polresta. “Berbekal laporan korban, kami melakukan penyelidikan. Dan, berhasil mengamankan seluruh barang bukti,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin, didampingi Kasat Reskrim AKP Rustijat Priambodo dalam rilis di Mapolresta, Jumat (26/2) sore.

Barang bukti motor, lanjut Kapolresta, digadaikan dengan harga beragam. Mulai Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta. Bahkan, motor sewaan tersebut ada yang digadaikan hingga ke luar pulau. Dari kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 105 juta.

Motor yang digelapkan pelaku rata-rata masih baru. Akibat perbuatannya, kedua pelaku harus merasakan dinginya sel Mapolresta Banyuwangi. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan.

“Ancamannya 4 tahun penjara,” tegas Kapolresta. Kepada polisi, pelaku berdalih tak memiliki biaya hidup. Sehingga, nekad menggadaikan motor sewaan. Menurutnya, hasil menggelapkan motor digunakan untuk membayar sewa dan menutupi  biaya hidup. (wir)