Probolinggo, (bisnissurabaya.com) – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah/Dekranasda Jawa Timur/Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak, menyampaikan, Dekranasda Kota Probolinggo harus dimaknai sebagai momentum perkembangan industri kerajinan kota setempat.

Meski kondisi saat ini dilanda pandemi Covid-19, pelantikan tersebut memberikan semangat baru bagi semua pengurus agar tetap produktif dengan tekad dan ikhtiar bersama. Sehingga, Dekranasda bersama pemerintah dapat menumbuhkan perekonomian kembali yang telah terdampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin, saat menghadiri Pengurus Dekranasda Kota Probolinggo masa bhakti 2019-2024 di Gedung Puri Manggala Bhakti Wali Kota Probolinggo, Rabu (24/2) siang.

Arumi berharap, para Pengurus Dekranasda Kota Probolinggo yang baru dilantik dapat segera melakukan tugasnya. Tujuannya untuk menghimpun segenap potensi, baik pelaku, industri kerajinan, profesional maupun masyarakat.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan tujuan organisasi sekaligus menjadi mitra bagi pemerintah dalam mengembangkan kerajinan di provinsi kita tercinta,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Jatim ini.

Ia memaparkan, data Kemenparekraf terkait perkembangan ekonomi kreatif nasional khususnya e-commerce. Menurutnya, ekonomi kreatif menyumbang sebesar Rp 1.100 triliun terbadap PDB Indonesia sepanjang 2020. Selama pandemi Covid-19, lanjutnya, industri digital semakin berkembang, khususnya Digital Startup dengan produk kreatif di dalamnya.

Hingga saat ini, tercatat terdapat 8 juta usaha ekonomi kreatif di Indonesia. Dari 17 sub sektor ekonomi kreatif yang menjadi penyumbang terbesar struktur PDB dan ekspor adalah kuliner, fashion, dan kriya dengan kontribusi masing-masing sebesar 41 persen, 17 persen, dan 14,9 persen.

Sementara berdasarkan data, sebanyak 52 persen transaksi e-commerce di kawasan ASEAN sepanjang 2020 berasal dari Indonesia dengan nilai transaksi lebih dari Rp 172 triliun atau 12,2 miliar dollar AS. Melihat fakta tersebut, Arumi pun mengharapkan Dekranasda Kota Probolinggo mendorong para perajin untuk melakukan inovasi digital.

Contoh, dalam hal pemasaran bisa memanfaatkan platform online. “Hal tersebut bukan semata karena adanya pandemi, akan tetapi sudah menjadi kebutuhan untuk dapat bersaing dengan produk-produk kreatif lainnya,” katanya.

Selain itu, Dekranasda Kota Probolinggo juga bisa melibatkan generasi muda secara aktif. Dengan demikian, mereka menjadi lebih tertarik mengembangkan industri kreatif ataupun entrepreneur muda dalam industri kreatif dan kerajinan.

Sementata itu, Pengurus Dekranasda Kota Probolinggo masa bhakti 2019-2024 dilantik Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin. Dalam pelantikan tersebut, Wali Kota Zainal Abidin melantik Aminah Zainal Abidin sebagai Ketua Dekranasda Kota Probolinggo.

Turut hadir kegiatan tersebut, Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Ketua Dekranasda Kota Probolinggo Aminah Zainal Abidin, Pejabat di lingkungan Pemkot Probolinggo, Pengurus Dekranasda Provinsi Jatim dan Kota Probolinggo. (bw)