Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliono, mendesak Pemkab Banyuwangi segera mencairkan anggaran infrastruktur dan bantuan sosial (bansos) diawal tahun anggaran 2021. Politisi Golkar ini menilai masyarakat membutuhkan stimulus ekonomi untuk menyambung hidup. Sebab, hanya pemerintah yang memiliki anggaran besar untuk kegiatan ekonomi. Menurut Ruliono, proyek infrastruktur penunjukan langsung/PL bisa diprioritaskan untuk dicairkan.

Sebab, PL bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Siapapun yang mengerjakan PL itu. Segera saja Pemkab mencairkan dan memulai kegiatan. “Ini untuk memberdayakan ekonomi masyarakat yang kesulitan di masa pandemi,” kata Ruliono, usai memimpin Paripurna LKPJ Bupati 2020 di Gedung DPRD setempat, Jumat (19/2) siang.

Ketua DPD Golkar Banyuwangi ini menambahkan saat ini kondisi ekonomi masyarakat sangat menyedihkan. Sehingga membutuhkan kegiatan ekonomi yang riil. Bansos juga jangan dicairkan di akhir tahun. Sekarang sudah tahapannya anggaran dicairkan. Berikan ke masyarakat segera, tegas politisi asal Glenmore tersebut.

Menurut Ruliono, baik Plh Bupati maupun Bupati definitif nanti harus bisa mendengarkan jeritan rakyat di masa pandemi. Anggaran kan sudah ada, APBD sudah disetujui oleh Gubernur. Jadi, jangan menunggu lagi. Segera saja dicairkan, desaknya serius.

Selain proyek PL dan bansos, Pemkab juga didesak membuat kegiatan pemberdayaan ekonomi. Seperti pelatihan dan lainnya. Sehingga, sektor ekonomi bisa tumbuh di akar rumput. Ruliono, melanjutkan, pandemi membuat kondisi ekonomi melambat. Sehingga, dibutuhkan kegiatan yang membawa multiplayer efek ekonomi.

Pihaknya berharap, Bupati yang akan segera dilantik nanti bisa mendengarkan kondisi masyarakat di tingkat bawah. Dan, segera membuat kegiatan yang membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. (wir)