Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Persempit ruang gerak penyebaran Covid-19 saat PPKM Mikro, polisi dari Satlantas Polrestabes Surabaya mobil membawa SIM keliling melayani warga di perkampungan padat penduduk. Hal itu dilakukan agar ruang gerak warga di fasilitas publik berkurang.

Dengan membawa boneka Cak Tejo (Cakap Tertipu Jogo Suroboyo) Polisi Lalu Lintas melakukan sosialisasi ruang prokes berlalu lintas saat PPKM Mikro. Berlenggak – lenggok masuk kampung Tembok Dukuh Surabaya, badut lucu Satlantas Polrestabes Surabaya yang dikenal sebagai Cak Tejo ini terus meneriakkan yel yel mengajak warga patuh protokol kesehatan selama PPKM – Mikro.

Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Ari Galang, mengatakan, di lokasi zona hijau ini, seluruh anggota lantas membagikan masker ke seluruh warga dan mengajak tetap menjaga 3M. Dalam program bina desa dan kampung ini, Polantas memberikan layanan kemudahan pengurusan SIM dengan mendatangkan mobil SIM keliling di tengah perkampungan warga.

‘’Pelayanan sekaligus sosialisasi protokol kesehatan dilakukan secara mobil di sejumlah perkampungan di Surabaya, khususnya kampung yang telah berstatus zona hijau,’’ kata Kompol Ari Galang, di Surabaya Rabu (17/2).

Program bina desa yang dilakukan Satlantas Polrestabes Surabaya ini disambut positif warga. Karena, dengan layanan SIM mobil keliling di perkampungan, warga tak perlu lagi datang ke kantor Satlantas atau Mall untuk pengurusan SIM.

Program layanan Polisi bina besa ini akan terus dilakukan selama pelaksanaan PPKM Mikro di Surabaya berlangsung, dengan sasaran memperbanyak jumlah kampung atau desa yang berstatus zona hijau. (farid/stv)