Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Memutus mata rantai penyebaran covid-19 tugas semua pihak. Karena itu, PT Kereta Api Indonesia/KAI  mulai Senin (15/2), melayani pemeriksaan virus Corona (Covid-19) bagi calon penumpang tujuan jarak jauh, dengan metode Genose C-19. Stasiun Pasar Turi sendiri menyediakan fasilitas pemeriksaan  Covid-19 dengan menggunakan Genose C-19 yang lebih murah dibanding menggunakan test Antigen.

Sebelum melaksanakan perjalanan menggunakan kereta api/KA, setiap calon penumpang diwajibkan memiliki surat test Covid-19. Untuk memberikan pelayanan yang baik dan murah, Stasiun Kereta Api Pasar Turi  menyediakan fasilitas pemeriksaan Covid dengan menggunakan metode Genose C– 19.

Syarat untuk dapat melakukan pemeriksaan Genose C-19 di Stasiun Kereta Api, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode “booking” kereta api jarak jauh yang sudah lunas. Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih), untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan Genose C-19.

‘’Pada saat pemeriksaan Genose C-19, calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh, dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan,’’ kata Manager Humas PT KAI Daop 8, Luqman Arif. Sementara itu, calon penumpang KA, Nabilla Zelda, mengaku, senang dengan adanya fasilitas test Genose C– 19 di Stasiun Pasar Turi ini.

Selain biayanya terjangkau, pemeriksaannyapun tidak menyakitkan dan tergolong cepat. Genose C-19 bukan satu-satunya metode pemeriksaan Covid-19, yang diwajibkan bagi calon penumpang kereta api jarak jauh.

Sesuai  surat edaran Kementerian Perhubungan Nomor 20 tahun 2021, pelanggan kereta api jarak jauh, juga masih diperbolehkan membeli tiket, dengan menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19, dengan menggunakan metode tes cepat Antigen, maupun “Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RTPCR)”, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 kali 24 jam sebelum jadwal keberangkatan. (farid/stv)