Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Jajaran Pangkalan TNI AL (LANAL) Banyuwangi membagikan sedikitnya 2.500 masker di depan mako setempat, Senin (15/2) pagi. Kegiatan ini serangkaian HUT ke-75 Polisi Militer AL (POMAL). Pembagian masker menyasar para pengguna jalan dan calon penumpang kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Kegiatan ini juga bagian penerapan operasi yustisi protokol kesehatan di masa pandemi. Selama kegiatan, para personel POMAL turun ke jalan. Setiap pengendara diberikan masker. Bagi yang tak menggunakan makser langsung ditegur. Pembagian masker juga melibatkan jajaran Polresta Banyuwangi, Subden POM Banyuwangi dan Kodim 0825/Banyuwangi.

Operasi yustisi kali ini bersifat teguran, sekaligus pembagian masker. “Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar dalam menjalankan protokol kesehatan,” kata Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Joko Setiyono, didampingi Danden POM Lanal BWI Kapten Laut (PM) Suprapto.

Selain pengguna jalan, kata Joko, pembagian masker menyasar berbagai titik yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya, komunitas nelayan. Pihaknya berharap pembagian masker ini bisa membantu menyadarkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan. Saat ini, ada kebijakan PPKM mikro di tingkat RT.

Harapannya, warga bisa patuh dengan aturan, tegas perwira menengah ini. Pihaknya juga melibatkan jajarannya di tingkat kecamatan untuk ikut mengawasi PPKM mikro. Selain pembagian masker, HUT ke-75 POMAL diisi sejumlah kegiatan.

Diantaranya, donor darah, bakti sosial, latihan menembak dan puncaknya digelar upacara, 20 Februari mendatang. Di musim pandemi, kata Joko, kehadiran POMAL tetap menegakkan disiplin internal TNI AL dan ikut dalam penegakan protokol kesehatan. Selama ini, TNI AL bergabung bersama Polresta, Satpol PP dan Kodim dalam penegakan protokol kesehatan, pungkasnya. (wir)