Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sembilan belas hari pencarian jenazah lima orang anak buah kapal/ABK Tugboat Mitra Jaya yang kandas di Perairan Surabaya – Gresik, beberapa waktu lalu, akhirnya menemukan titik terang. Satu dari lima jenazah ABK kapal tagboat tersebut, berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim penyelam Ditpolairud Polda Jatim. Sementara, empat jenazah lainnya belum berhasil ditemukan, lantaran masih terjebak dalam salah satu kamar tagboat yang karam.

Seperti inilah proses pencarian jenazah ABK Kapal Tugboat Mitra Jaya 19, yang dilakukan di sekitar bangkai kapal yang karam. Penyelam pun setiap hari dikerahkan untuk menyisir tiap sudut kapal, termasuk kamar kapal yang diduga menjadi tempat lima orang ABK kapal Tugboat Mitra Jaya 19 yang terjebak saat tragedi tabrakan dengan KM Tanto Bersinar, di Perairan Surabaya – Gresik, 23 Januari lalu. Namun, sehari setelahnya bangkai kapal yang terbalik ditarik ke Perairan Sampang, untuk memudahkan proses pencarian jenazah ABK. Beruntung,19 hari dilakukan pencarian, akhirnya menemukan titik terang. Sebab, penyelam Ditpolairud Polda Jatim, berhasil mengeluarkan satu jenazah ABK Mitra Jaya 19, yang saat itu berada di lorong dekat kamar kapten kapal. Sementara, empat jenazah ABK lainnya belum ditemukan dan diduga masih terjebak di kamar kapal.

Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arnapi, mengatakan, satu jenazah yang berhasil ditemukan, kemudian dilarikan ke RSUD Sampang untuk dilakukan proses otopsi oleh Tim DVI. Tujuannya, agar segera diketahui identitas jenazah tersebut. Kombes Pol Arnapi, menjelaskan, selama ini, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk melakukan pencarian. Namun, kerap dihadapkan dengan cuaca buruk, mengingat, timnya hanya mampu melakukan pencarian dua jam saja. Terhitung sejak pukul 08.00 WIab hingga pukul 10.00 WIB. “Selebihnya, cuaca sudah mulai terlihat buruk. Itu pun, hanya cukup untuk memecah kaca kapal atau melakukan pengelasan pintu kapal yang terkunci,” kata Kombes Pol Arnapi.

Seperti diketahui, Kapal Tugboat Mitra Jaya 19 yang menggandeng Tongkang Makmur Abadi V, 23 Januari lalu kandas di sekitar Perairan Surabaya – Gresik, lantaran telah hancur dan tenggelam setelah ditabrak KM Tanto Bersinar. Dalam peristiwa tersebut, dua crew tongkang dan tiga orang crew kapal tagboat selamat. Sementara, lima orang crew kapal tugboat lainnya masih dalam pencarian. (farid/stv)