Mubazir…., PPKM Jawa Bali Dinilai Tak Efektif

11

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Penyelenggaraan pembatasan kegiatan masyarakat/PPKM di Jawa Bali hingga tahap kedua dinilai tak efektif. Karena itu, Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya melakukan sejumlah evaluasi. Diantaranya, mendirikan posko di pasar – pasar tradisional untuk memantau kerumunan dan akan menutup sejumlah ruas jalan protokol di Surabaya.

Terkait efektifitas PPKM Jawa – Bali, Plt Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana, menegaskan, secara nasional jumlah yang positif Covid-19 masih bertambah. Namun, Pemkot Surabaya berharap dalam sepekan terakhir ini ada penekanan cukup signifikan di Jatim khususnya Surabaya.

Untuk menekan angka Covid-19 ini, Pemkot Surabaya akan lebih masif melakukan pemantauan dengan mendirikan posko di pasar – pasar besar tradisional, untuk memantau kerumunan dan penegakkan protokol kesehatan. “Tak hanya itu, sejumlah jalan protokol di Surabaya akan ditutup pada saat akhir pekan. Hal ini, dinilai cukup efektif untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19,” kata Plt Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana.

Diharapkan, dengan pemantauan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan masif, terutama pada titik kerumunan, bisa menekan angka penyebaran Covid-19 cukup efektif. (stady/stv)