Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, meminta pemerintah juga melakukan vaksinasi kepada kalangan Jurnalis dan keluarganya. Hal ini, karena awak media juga mempunyai resiko terpapar covid-19 saat melakukan tugasnya meliput di lapangan dan bertemu dengan banyak orang. Karena itu, Jurnalis diupayakan masuk tahap kedua untuk divaksin covid-19 setelah tenaga kesehatan.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, saat menghadiri acara di sebuah universitas di Surabaya belum lama ini. Bagi mantan menteri pendidikan ini, Jurnalis dan pelaku industri pers juga penting mendapatkan prioritas untuk divaksin covid-19 setelah tenaga kesehatan.

Karena itu, Muhammad Nuh, telah bertemu dengan menteri kesehatan dan mengupayakan agar kalangan jurnalis dan keluarganya mendapat prioritas vaksin covid-19. β€˜β€™Hal ini, karena Jurnalis dinilai mempunyai resiko tinggi terpapar covid-19, saat menjalankan tugasnya di lapangan dan bertemu banyak orang. Sehingga dengan divaksin ada pelindung bagi jurnalis saat bertugas,’’ kata Muhammad Nuh.

Selain mengupayakan prioritas mendapatkan vaksin covid-19, Muhammad Nuh, mendorong agar jurnalis kembali mendapat bantuan sosial dari pemerintah, melalui perpanjangan program ubah laku yang sebelumnya telah berjalan. Ia berharap, program ubah laku untuk Jurnalis ini diperpanjang hingga satu semester, karena Jurnalis juga terdampak covid-19. (agung/stv)