Gresik, (bisnissurabaya.com) – Dampak pandemi Covid-19 terasa mengena hampir seluruh sektor usaha, termasuk bisnis pelaku UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro). Kondisi semacam ini mengharuskan UMKM bisa melakukan inovasi agar bisa bertahan bahkan berkembang.

Salah satu UMKM yang mampu bertahan dan bersaing itu adalah Ramli Collection. UMKM ini merupakan mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).  Ramli Collection  memproduksi baju koko dan peci berada di Jalan Sindujoyo Gresik. Dengan melakukan berbagai inovasi, usahanya bisa bertahan.

Muhammad Jefri, pemilik Ramli Collection mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi sangat memukul usahanya, permintaan baju koko dan peci menurun. Namun hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus meningkatkan usahanya.

“Kami semakin terpacu untuk melakukan inovasi dengan menghadirkan produk baru yaitu peci dengan lampu LED untuk anak-anak. Hadirnya produk baru ini disambut baik oleh pasar karena produk ini baru pertama di Indonesia,” kata Jefri.

Selain peci dengan lampu LED, baju koko hasil produksinya juga menyesuaikan model kekinian yang digemari oleh milenial. Promosi pun digencarkan. “Bagi konsumen yang ingin berbelanja di masa pandemi ini kami permudah dengan cara bertransaksi online. Konsumen cukup mendownload aplikasi store kami melalui handphone atau melalui platform e-commers kami yang lain,” tambah  Jefri.

Pria yang tampak enerjik ini mengharapkan adanya dukungan pemerintah dan instansi lain agar para pelaku UMKM tetap bisa bertahan seperti usahanya. “Ramli Collection menjadi mitra binaan SIG sejak tahun 2018, selama menjadi mitra, Ramli Collection sudah diajak mengikuti pameran sebanyak tiga kali. Hal ini sangat membantu sekali dalam pemasaran produk,  kini usaha kami sudah dikenal oleh masyarakat luas,” jelasnya.

Ramli Collection merupakan usaha keluarga yang dirintis sejak tahun 1975.  Usaha ini memproduksi baju koko dan peci. Bermula dari industri rumahan, kini menjadi berkembang dan memiliki workshop untuk produksi.

Bisnis ini  juga telah memiliki beberapa toko di Jakarta, Surabaya, Malang, Madura, Sidoarjo, Jember dan beberapa kota di Sumatera. Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, UMKM merupakan usaha berbasis ekonomi masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

SIG terus berupaya untuk mendorong UMKM mitra binaan, untuk bertahan bahkan berkembang di masa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya dengan melakukan inovasi  produk serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi konsumennya. (sam)